Probiotik Membantu Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
KEHIDUPAN modern ditandai dengan segala sesuatu yang serba cepat dan tepat. Untuk dapat mengikuti ritme kehidupan modern, seorang pekerja kerap harus bekerja melebihi waktu yang semestinya dan mengalami stres tinggi.
BUKANNYA mengimbanginya dengan makanan bergizi, mereka justru menyantap makanan cepat saji untuk menghemat waktu, mengonsumsi kopi, minuman beralkohol dan rokok untuk meredakan ketegangan, serta istirahat yang kurang. Padahal, di jalanan dan berbagai tempat lainnya mereka terpapar oleh polusi. Kesemua hal itu dapat menurunkan daya tahan tubuh seseorang. Akibatnya mereka jadi mudah terserang penyakit.
Daya tahan tubuh
Sistem kekebalan tubuh adalah kumpulan sel dan organ yang melindungi tubuh dari mikroorganisme yang dapat membahayakan tubuh, seperti bakteri, virus, parasit dan jamur. Fungsi utama dari sistem kekebalan tubuh adalah mengidentifikasi zat asing yang masuk ke dalam tubuh. Bila zat asing tersebut beracun atau berpotensi membahayakan tubuh, sistem kekebalan tubuh akan mengembangkan respons untuk melawannya.
Zat yang penting untuk sistem kekebalan tubuh antara lain limfosit. Limfosit B yang dihasilkan oleh sumsum tulang belakang memproduksi antibodi, yang merupakan respons terhadap gangguan dari luar. Tiap kali ada benda asing yang masuk ke dalam tubuh diperlukan 10-14 hari untuk membentuk antibodi.
Daya tahan tubuh manusia mencapai puncaknya di usia 20-an, dan lambat tetapi pasti, mulai terjadi penurunan di usia 30-an, dan semakin pesat menurun di usia 50-an tahun. Pola makan memengaruhi kondisi daya tahan tubuh. Kecukupan konsumsi buah dan sayuran mutlak diperlukan karena kandungan vitamin, mineral, dan enzim selaku senyawa bioaktif sangat dperlukan tubuh.
Probiotik
Selain itu dianjurkan juga untuk mengonsumsi suplemen atau makanan yang mengandung probiotik. Probiotik membantu proses nutri di pencernaan dalam penyerapan mineral dan mensintesa mikronutrien (Vitamin B2, B6, Biotin, K, dan asam folat) sehingga mengaktifkan sistem kekebalan tubuh serta memperkuat perlindungan alamiah usus-usus besar dan pertahanan terhadap bakteri patogen yang dapat merugikan tubuh. Selain itu, Probiotik juga berfungsi untuk meningkatkan pembentukan antibodi-antibodi dan meningkatkan aktivitas makrophag.
Daya tahan tubuh seseorang ternyata dapat dipengaruhi oleh sistem pencernaan. Sistem pencernaan yang kurang baik akan memengaruhi dan menyebabkan daya tahan tubuh menurun. Probiotik juga mempunyai peranan yang sangat besar di dalam proses pencernaan. Probiotik membantu menjaga keseimbangan flora dalam usus sehingga bakteri jahat yang merugikan akan berkurang.
Banyak sekali manfaat yang bisa didapat dengan mengkonsumsi makanan atau suplemen yang mengandung probiotik. Di antaranya adalah membantu mempercepat penyembuhan dari berbagai penyakit diare serta mengembalikan mikroflora usus yang hilang atau berkurang setelah melakukan terapi antibiotik, kemoterapi dan radiasi. Selain itu, Probiotik juga sangat berjasa dalam menghambat pertumbuhan bakteri jahat dalam usus dan melindungi dari infeksi gastro-intestinal serta meningkatkan pencernaan laktosa pada lactose intolerance. Namun yang terpenting adalah Probiotik sangat memberikan efek positif pada sistem kekebalan tubuh kita bahkan dapat meningkatkan daya tahan tubuh kita sehingga tubuh kita tidak mudah terserang penyakit.
Untuk meningkatkan daya tahan tubuh sangat dianjurkan untuk mempraktikkan pola hidup sehat, antara lain mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, menjauhi rokok dan alkohol, istirahat yang cukup minimal 8 jam sehari, berolahraga teratur dan mengurangi faktor pemicu stres. Akan lebih baik lagi jika pola hidup sehat ini dilengkapi dengan konsumsi suplemen yang mengandung Probiotik. Salah satunya adalah BION 3, probiotik multivitamin produksi PT Merck Tbk.