"Akhirnya Tuhan Membebaskan Saya dari Mioma Rahim"
Bermula dari menstruasi yang tidak teratur dan rasa sakit berkepanjangan setiap datang bulan, tidak terbayangkan, Ny Rehmalem Peranginangin SH, mengidap mioma di rahim. "Sakit saya parah sekali, saya sempat membayangkan yang terburuk dalam hidup ini. Dokter mengharuskan supaya operasi untuk mengangkat mioma tersebut. Saya menghindari operasi, karena operasi itupun tidak menjamin kesembuhan seratus persen. Untunglah dalam waktu bersamaan, saya dapat informasi tentang TIAN RAN LING YAO, obat herbal anti kanker tradisional China. Dengan obat itulah, mioma yang saya idap, sembuh. Hal itu saya buktikan dengan pemeriksaan di Jambi, Medan bahkan Malaka, Malaysia. Rahim saya sudah bersih. Dokter itupun heran atas kesembuhan tersebut," kata ibu 3 orang anak yang juga bertugas sebagai hakim di Pengadilan Negeri Jambi tersebut.
Saat remaja, diakui Ny Rehmalem SH tidak ada masalah dengan siklus haid-nya. "Semua berjalan lancar, teratur dan normal. Juga tidak sakit," kata jebolan Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara, Medan tahun 1985 itu. Namun setelah punya anak, tahun 2003 lalu, istri H Tarigan SH ini mengeluh sakit bila datang menstruasi. "Sakitnya luar biasa, di bawah pusar menjalar ke punggung, melilit-lilit. Waktu mens-nya juga lama. Normalnya, kan seminggu. Namun, kala itu bisa mencapai dua minggu, darah yang keluar pun banyak dari biasanya. Di samping tersiksa karena menahan rasa sakit, akibat pendarahan yang banyak itupun membuat fisik saya lemah. Waktu itu saya masih bertugas di kota Medan. Lalu saya periksakan ke dokter ahli kebidanan dan kandungan di sana. Dokter bilang terjadi pembesaran di rahim saya. Lalu dia beri obat. Sakitnya reda. Namun enam bulan kemudian kambuh lagi dan saya periksakan ke rumah sakit yang lebih besar menggunakan peralatan yang lebih lengkap, sehingga hasilnya pun lebih akurat. Saat itulah dipastikan dokter, bahwa saya mengidap mioma di rahim, seukuran 110 mm. Seketika saya rasakan dunia seakan kiamat. Sebab, penyakit itu tidak main-main, bisa merenggut nyawa saya. Sehingga sempat saya bayangkan yang terburuk dalam hidup ini," kata Ny Rehmalem.
Dokter mengharuskan Ny Rehmalem untuk operasi pengangkatan mioma tersebut. Namun, karena dalam waktu bersamaan dia harus pindah tugas ke Jambi, operasi itu tertunda. Di samping itu dia pun takut menghadapi operasi, sebagaimana dia tahu, operasi juga tidak menyembuhkan seratus persen. "Kebetulan saat itu saya menemukan obat anti kanker Tian Ran Ling Yao, produksi PJ Bunga Teratai Taman Holis Indah Bandung. Berkat Tian Ran Ling Yao, rasa sakit saya berkurang dan dalam beberapa bulan, tidak kambuh lagi. Karena merasa sudah sembuh, saya terlena, tidak melanjutkannya lagi sampai tuntas. Kebetulan, di Jambi saya tidak menemukana agen penjualan obat herbal itu. Akibatnya setahun kemudian, ketika saya dalam perjalanan pulang kampung dari Jambi ke Medan, April 2005, tiba-tiba penyakit saya kambuh. Sebenarnya, sejak dua bulan sebelum itu, saya memang sudah mengalami gejala penyakit terdahulu. Mioma saya kambuh lagi. Dan saya sudah berobat ke beberapa dokter di Jambi, hasilnya tidak banyak membantu. Karena itulah, saya pulang ke Medan, dengan maksud ingin mendapatkan Tian Ran Ling Yao, di agennya kota Medan, di Jalan Simalingkar," kata Ny Rehmalem.
TERBEBAS DARI MIOMA
"Tanggal 29 April 2005, kembali saya mengkonsumsinya. Seminggu setelah itu, pendarahan di rahim mulai berkurang, rasa sakitpun perlahan hilang. Sejak itulah saya intensifkan minum obat itu. Tepat dua minggu kemudian, pendarahan berhenti, rasa sakit pun hilang. Tanggal 23 Mei 2005, saya lakukan USG dengan dokter yang sebelumnya memeriksa saya di Jambi. Dokter itu heran, mioma di rahim saya mengecil. Saya pun makin bersemangat mengkonsumsi obat herbal China ini. Awal Juni 2005, saya periksakan lagi di rumah sakit yang lebih besar di Medan. Hasilnya, dokter menyatakan, rahim saya bersih, tidak ada mioma lagi. Seiring itu, haid saya mulai teratur tidak ada rasa sakit, semua berjalan lancar. penasaran dengan hasil itu, akhir Agustus 2005 saya periksa ke Rumah Sakit Mahkota Malaka, Malaysia, hasilnya sama, rahim saya dinyatakan bersih dari mioma dan sel-sel merugikan lainnya. Untuk itu, saya ucapkan terima kasih pada Tuhan Yang Maha Esa," kata ibu 3 orang anak itu, bahagia.
