ANTARA TANDA INFEKSI & CAIRAN MASA SUBUR

Pertanyaan Ny R, Brebes,

Saya seorang ibu (26 tahun) dengan seorang anak berusia 5 tahun. Masalah saya adalah setiap kali saya dan suami berhubungan intim, saya selalu mengeluarkan cairan putih dari vagina disertai rasa perih dan lecet bila kena air. Saya juga sering merasakan rasa sakit di bawah pusar. Bahayakah keadaan ini, dan adakah hubungannya dengan radang kandungan yang saya derita?

Jawaban dokter spesialis kebidanan dan kandungan, Siti Dhyanti Wisnuwardhani,

Keluarnya cairan dari vagina setelah sanggama adalah suatu keadaan normal. Cairan tersebut adalah air mani yang ditumpahkan ke liang sanggama saat mengalami ejakulasi. Sering timbul pertanyaan bagaimana kehamilan dapat terjadi bila air mani keluar kembali setelah sanggama selesai? Air mani hanya bertugas mengantarkan sel mani untuk sampai ke vagina di daerah sekitar mulut rahim. Selanjutnya, sel mani yang mempunyai kemampuan untuk bergerak sendiri itu akan masuk ke dalam rahim bila suasana atau kondisi mulut rahim mendukung. Dukungan yang utama adalah dari lendir yang dihasilkan oleh rahim itu sendiri pada masa subur.

Keluhan berupa rasa perih dan linu atau rasa panas seperti terbakar bila daerah kemaluan dibasuh air setelah sanggama, menunjukkan adanya luka lecet di daerah tersebut yang dapat terjadi bila sanggama berlangsung pada saat vagina tidak cukup mengeluarkan lendir yang berfungsi sebagai pelumas. penyebabnya biasanya karena istri tidak siap atau kurang gairah untuk melakukan sanggama. Selain itu, dapat pula disebabkan oleh adanya infeksi.  

Postingan populer dari blog ini

Aspirin Ampuh Atasi Serangan Jantung

Pendidikan Tinggi dan Gangguan Otak

Kanker Prostat Bahaya Utama Lansia Pria