AIKIDO PENYEIMBANG LIBIDO

Suatu pelatihan untuk mencapai keseimbangan hormonal. Menghasilkan vitalitas energi, termasuk vitalitas seksual. Menekankan pelatihan aerobikal untuk fisik berupa teknik, selain pelatihan pernapasan.

Dorongan seksual yang ada pada semua orang tidak cukup hanya disalurkan melalui hubungan intim. Libido tersebut juga memerlukan keseimbangan. "Di samping akal budi, harus ada sarana penyeimbangnya. Aikido adalah salah satu sarananya," Josef I. Poetiray menuturkan.

Salah satu pendiri Yayasan Indonesia Aikikai induk organisasi aikido di Indonesia, ini memaparkan lebih lanjut, aikido adalah seni bela diri tradisional Jepang, dengan falsafah yang berorientasi pada alam semesta.

Cinta kasih universal, memelihara hubungan antarmanusia, manusia, dan alam semesta berdasarkan harmoni merupakan penekanan ajaran moralnya. Aikido juga menekankan pelatihan guna mencapai keharmonisan atau keselarasan hukum alam adalah hukum keseimbangan.

Dalam teori ilmu faal, antara lain disebutkan, keseimbangan adalah suatu sistem yang rumit. Keseimbangan itu mengatur badan kasar, dikerjakan oleh sistem kelenjar yang dikenal sebagai sistem rangkaian kelenjar hormon, meneteskan cairan hormon ke dalam aliran darah.

Hormon-hormon tersebut sangat berpengaruh terhadap fungsi keseluruhan badan; seperti pertumbuhan, metabolisme, pencernaan, keseimbangan energi, panas badan, serta dorongan seksual. Dia juga berpengaruh terhadap perkembangan jiwa.

Kekurangan ataupun kelebihan sekresi cairan hormon dapat mengakibatkan gangguan-gangguan mental. Akibat lain, merangsang tumbuhnya emosi negatif, seperti kekhawatiran, kebencian, kemarahan, dan takut, yang merusak kesehatan dan ketentraman pikiran. 

Secara fisik, aikido adalah pelatihan untuk mencapai keseimbangan hormonal tersebut. Hormon yang seimbang akan menjadi energi positif. Inilah yang disebut sebagai vitalitas energi, termasuk di dalamnya vitalitas seksual.

Terganggunya fungsi keseimbangan hormonal ini mengakibatkan gangguan organis, psikologis, atau mental. Juga menjadi salah satu penyebab timbulnya penyakit disfungsi ereksi yang menghinggapi kalangan pria modern dewasa ini. Keseimbangan hormonal akan sangat berpengaruh pada tatanan kehidupan seksual manusia.

Sekadar ilustrasi, apabila seseorang sedang menghadapi masalah berat, pikiran akan merespons dengan mengirimkan sinyal-sinyal ke otak. Sinyal yang dikirim ke otak itu akan diteruskan ke segenap organ tubuh lain, seperti jantung, hati, ginjal , dan empedu.

Pikiran negatif akan memicu suplai adrenalin yang berlebihan di dalam tubuh. Ini yang akan mempengaruhi sistem kerja peredaran darah, otot, dan saraf. Juga berpengaruh terhadap segi psikologis, dengan terganggunya emosi.

Emosi yang sifatnya negatif inilah yang mempengaruhi - bahkan secara faal dapat mengganggu - fungsi organ manusia. Akibatnya, tingkat resistensi yang dimiliki manusia terhadap pikiran menurun. Faktor inilah yang pada umumnya dapat menyebabkan terjadinya impotensi temporer, atau frigiditas pada wanita. 

Kadar berat atau ringannya disfungsi ereksi ini dapat diukur dengan seberapa berat beban psikologis tersebut. Makin berat beban psikologis yang tak dapat ditolerir tubuh, semakin besar pula kemugkinan seseorang terserang disfungsi ereksi.  

Kelelahan  fisik juga bisa berpengaruh terhadap menurunnya gairah seksual seseorang. Hal ini juga disebabkan menurunnya fungsi organ-organ manusia, seperti diilustrasikan di atas.

Banyak contoh kasus psikosomatis (penyakit fisik yang ditimbulkan karena faktor psikologis atau psikis). Orang yang berat beban pikirannya dapat terserang penyakit darah tinggi, tukak lambung, maag, hingga naiknya kadar gula dalam darah.

Manusia memiliki inti kekuatan energi, yang dalam Aikido disebut ki. Aikido terdiri dari tiga karakteristik; ai berati 'cinta kasih', ki mengandung arti 'energi hidup' dan do bermakna 'jalan' . Titik ki, yang disebut juga itten, terletak kira-kira sepuluh sentimeter di bawah pusar.

Jika inti kekuatan yang selama ini tidur dibangkitkan melalui pelatihan khusus, dia dapat menjadi energi yang luar biasa kuatnya. Aikido mempunyai metode latihan khusus untuk membangkitkan ki tersebut. Inti energi yang sudah aktif ini tidak saja bermanfaat untuk bela diri, tapi juga berguna bagi kesehatan.

Inti metode pernapasan ini lazim disebut pelatihan segitiga. Caranya dengan menghirup napas, lalu menahan dan mengeluarkannya dalam hitungan waktu yang sama. Oksigen yang masuk ke dalam aliran darah melalui paru-paru ini akan berproses sedemikian rumitnya lewat bermiliar-miliar sel yang ada dalam tubuh manusia.

Cara ini akan mempengaruhi sistem metabolisme tubuh, kerja jantung, serta sangat berpengaruh terhadap sistem elektromagnetis otak. Dengan begitu, semua fungsi organ tubuh manusia berubah secara optimal. Kemudian merangsang pembentukan sel-sel darah baru dan menggantikan sel darah lama yang menua.

Menurut penyelidikan, dalam keadaan sadar biasa, otak menghasilkan gelombang beta yang berkarakter cepat, yakni 13 putaran per detik, dengan irama tak teratur. Apabila pikiran dalam keadaan rileks karena efek pernapasan ini, gelombang elektromagnetis yang dihasilkan otak akan mengalami perubahan yang jauh berbeda.

Medan elektromanetis ini disebut gelombang alfa, berkecepatan 8 putaran per detik. Kesadaran berubah secara perlahan, pikiran mulai tenteram dan waspada, serta kandungan energi jadi lebih tinggi.

Pengaruh medan elektromagnetis yang dihasilkan 100 miliar sel saraf otak ini berdampak pada kegiatan emosi dan pikiran. Itu sebabnya jika kita berlatih pernapasan secara benar dan teratur, kita dapat memperoleh kebugaran baru. Hal itu karena emosi negatif - yang biasa bekerja di sektor alam bawah sadar - yang memboroskan energi ini dapat dibuang.

Energi ki yang tersalur dan terpancar di sekeliling tubuh manusia dan mengandung gelombang beta inilah yang  disebut tenaga ekstra atau tenaga dalam. Contohnya, orang yang menyerang tapi tak dapat menyentuh orang yang diserangnya. Itu karena tenaganya berasal dari getaran emosi negatif si penyerang tak dapat mendekati medan elektromagnetis yang  berkekuatan tinggi.

Olahraga apa pun yang dilakukan secara teratur dan benar akan dapat meningkatkan vitalitas, karena dapat membentuk tubuh fit, kondisi prima, dan pikiran yang segar. Hanya saja, dalam aikido, penekanannya memang pada pelatihan aerobikal untuk fisik berupa teknik, selain latihan pernapasan tersebut. Soal vitalitas seksual akan didapat dengan sendirinya.

Dalam pelatihan aikido saat ini, penekanan latihan pernapasan kurang diprioritaskan. Padahal, berlatih aikido tanpa memperhatikan pelatihan pernapasan, yang bertujuan mengembangkan ki, akan menjadikan fungsi aikido kurang efektif. Di situlah aikido ditantang.

S. PURWONO                   

Postingan populer dari blog ini

Aspirin Ampuh Atasi Serangan Jantung

Pendidikan Tinggi dan Gangguan Otak

Kanker Prostat Bahaya Utama Lansia Pria