Keputihan Saya Sembuh
Sejak remaja, Ny. Windi sering mengalami keputihan. Kalau lagi kambuh, vaginanya terasa gatal dan mengeluarkan bau tak sedap. Karuan saja, ia merasa tak nyaman, apalagi bila berada di tempat umum. "Bawaannya pingin ke toilet terus. Saya jadi nggak percaya diri gara-gara keluhan itu," imbuhnya.
Karena sering mengganggu aktivitas sehari-hari, akhirnya Ny. Windi mengonsumsi segala macam jamu secara rutin. Mulai dari jamu seduh sampai godog. Namun hasilnya tak juga memuaskan. Kondisi tersebut berlangsung hingga ia berumah tangga. Ia pun mulai merasa tak nyaman setiap kali berhubungan seks dengan suaminya. "Saya suka risih kalau lagi berhubungan, keputihannya terus saja keluar disertai rasa gatal. Makanya, saya memutuskan untuk coba-coba berobat ke ibu Lia," ceritanya.
Setelah diterapi dua kali, alhamdulillah keputihan yang dideritanya berangsur-angsur berkurang. Rasa gatal dan bau tak sedap pun perlahan menghilang. Sejak itu ia mengaku suaminya semakin betah di rumah. "Saya sempat dipuji lho sama suami. Katanya, wajah saya kelihatan lebih segar, bersinar dan setiap kali berhubungan intim selalu terpuaskan setelah keputihan saya hilang," ungkapnya tersipu malu.
Teks/Foto: Ririn