Bayi Tanpa Hak Eksklusif


Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan terbaik bagi bayi karena mengandung hampir semua zat gizi dengan komposisi yang sesuai kebutuhan bayi. Tak ada yang bisa mengingkari fakta itu. Kenyataan  sebaliknya, banyak bayi yang tak bisa mendapatkan ASI secara eksklusif selama 4 bulan pertama. 

Ada banyak faktor penyebab, Sang ibu telah meninggal, misalnya sakit parah, atau menderita penyakit menular. Lingkungan pekerjaan ibu juga bisa menjadi kendala bagi bayi untuk mendapatkan hak ekslusifnya atas ASI.

Pengganti ASI

Dalam kondisi tidak bisa memberikan ASI kepada bayi, Anda harus memberikan makanan pengganti ASI (PASI) atau susu formula. PASI adalah makanan bayi yang secara tunggal dapat memenuhi kebutuhan gizi bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi sampai berumur antara empat dan enam bulan. 

Susu formula konvensional biasanya dibuat dari bahan dasar susu sapi. Bila terjadi reaksi terhadap protein dalam susu sapi atau timbul gejala intoleransi laktosa (karbohidrat dalam susu sapi) sebaiknya Anda mengganti susu tersebut dengan susu formula yang lain.

Anda bisa mengganti formula susu sapi dengan formula kedelai. Karbohidrat pada formula kedelai lebih mudah dicerna dan diabsorpsi pencernaan bayi. Sayangnya kedelai bukan merupakan sumber protein yang baik dibandingkan dengan susu sapi. Di samping itu, sejumlah mineral dari formula kedelai, misalnya kalsium, tidak dapat diserap bayi dengan baik.

Susu formula yang baik mengandung 12 mg zat besi per liter. Ini angka yang signifikan untuk memelihara sel darah dan hemoglobin dalam jumlah yang cukup. ASI tidak mengandung zat besi dalam jumlah sebanyak itu, tapi bayi dapat menyerap semua zat besi dari ASI; sebaiknya bayi hanya bisa menyerap sebagian kecil zat besi dari susu formula.   

Makanan Tambahan

Di atas usia 4 bulan, ASI tak bisa mencukupi semua kebutuhan bayi. Kandungan vitamin A dan C serta zat besi sudah tidak begitu tinggi. Cadangan vitamin dan mineral di tubuh bayi yang didapat dari ibu semasa dalam kandungan, juga mulai menurun. Karena itu, Anda perlu memberikan makanan tambahan yang  mengandung vitamin dan mineral, selain tetap memberikan ASI kepada bayi Anda.

Pada usia itu, pencernaan bayi mulai kuat. Kalau makanan pendamping ASI diberikan sebelum usia 4 bulan, konsumsi ASI akan berkurang dan bayi mengalami gangguan pencernaan. Sebaliknya, bila makanan pendamping telah diberikan anak Anda bisa jadi akan kekurangan gizi.

Bubur susu bisa menjadi makanan tambahan pada bayi. Bubur susu bisa dibuat dari tepung beras, tepung maizena, dan tepung kacang hijau.    

Selain bubur susu, Anda juga bisa memberikan buah-buahan yang dihaluskan. Pemberiannya dengan dikerok memakai sendok kecil. Secara bertahap, pada hari pertama diberikan 3 sendok makan, kemudian selanjutnya bisa ditambah. 

PB Primasyah

Postingan populer dari blog ini

Aspirin Ampuh Atasi Serangan Jantung

Pendidikan Tinggi dan Gangguan Otak

Kanker Prostat Bahaya Utama Lansia Pria